Analisa Perancangan Sistem Informasi
Menurut Amsyah ( 2005, 27 ) “ Sistem adalah elemen-elemen yang saling
berhubungan membentuk satu kesatuan atau organisasi.” Dari pendapat tersebut
dapat diartikan bahwa sistem merupakan sekumpulan elemen-elemen yang saling
berelasi dan berinteraksi, serta hubungan antara objek atau komponen bisa dilihat
sebagai satu kesatuan yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan. Dalam hal ini
sistem dapat di interprestasikan terdiri dari bagian – bagian, memiliki hubungan
(berinteraksi), merupakan kesatuan yang utuh dan memiliki tujuan membentuk
organisasi.
Selanjutnya, Ladjamudin (2005, 3) berpendapat bahwa “Sistem adalah
suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul
bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu
sasaran tertentu”.Adapun Pendapat lain dari Jogiyanto (1990, 5) mengenai sistem
yaitu “Suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem
yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”.
Tahapan Pengembangan Sistem
Dalam pengembangan sistem informasi ada yang dikenal dengan siklus
hidup sistem, gunanya yakni untuk menggambarkan proses membangun sistem
informasi secara terstruktur dan teratur. Beberapa kerangka kerja pengembangan
sistem didasarkan pada siklus hidup pengembangan sistem atau systems
development life cycle (SDLC).
Menurut Kendal dan Julie (2007) ada 7 tahapan dalam systems
development life cycle (SDLC) yakni:
1. Identifikasi permasalahan, kesempatan dan tujuan
2. Penentuan persyaratan informasi pengguna
3. Analisa kebutuhan sistem
4. Perancangan sistem yang telah direkomendasi
5. Pengembangan dan dokumentasi perangkat lunak
6. Menguji sistem
7. Implementasi dan evaluasi sistem
Analisa Sistem
Menurut Yulianto (2009, 37) “Analisis sistem sebagai suatu kegiatan
untuk melihat sistem sebelumnya yang telah berjalan, kemudian melihat bagian
mana yang memerlukan perbaikan dan mana yang sudah baik, setelah itu
mendokumentasikan kebutuhan yang akan dipenuhi dalam sistem yang baru”.
Menurut Mahyuzir (1989) “Perancangan sistem adalah proses menentukan
bagaimana suatu sistem akan menyelesaikan apa yang harus diselesaikan,
menyangkut konfigurasi komponen hardware dan sorfware dari sistem sehingga
setelah instalasi akan benar-benar memuaskan penggunanya”.
Monday, 6 April 2020
Struktur Data
Struktur Data
5. STRING
Merupakan type data majemuk yang terbentuk dari kumpulan character sebanyak 256 (default) dengan jangkauan niai 0 - 255. Kumpulan character yang digunakan untuk membentuk String dinamakan alfabet. Pemberian nilai String diapit dengan tanda petik ganda (“)
Bentuk umum penulisan tipe data ini adalah :
tipe_data pengenal [panjang] ;
pengenal = nama variabel
panjang = bilangan bulat yg menunjukan jumlah karakter
Contoh : char nama[15] ;
Struktur Data adalah : suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya. Pemakaian Struktur Data yang tepat didalam proses pemrograman, akan menghasilkan Algoritma yang lebih jelas dan tepat sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih sederhana.
Pada garis besarnya, Data dapat dikategorikan menjadi :
A. Type Data Sederhana / Data Sederhana
Terdiri dari :
1. Data Sederhana Tunggal
Misalnya : Integer, Real/Float, Boolean dan Character
2. Data Sederhana Majemuk
Misalnya : String
B. Struktur Data
Terdiri dari :
1. Struktur Data Sederhana
Misalnya Array dan Record
Pada garis besarnya, Data dapat dikategorikan menjadi :
A. Type Data Sederhana / Data Sederhana
Terdiri dari :
1. Data Sederhana Tunggal
Misalnya : Integer, Real/Float, Boolean dan Character
2. Data Sederhana Majemuk
Misalnya : String
B. Struktur Data
Terdiri dari :
1. Struktur Data Sederhana
Misalnya Array dan Record
2. Struktur Data Majemuk
Terdiri dari :
a. Linier
Misalnya : Stack, Queue dan Linear Linked List.
b. Non Linier
Misalnya : Pohon (Tree), Pohon Biner (Binary Tree),
Pohon Cari Biner (Binary Search Tree), General Tree serta Graph.
Terdiri dari :
a. Linier
Misalnya : Stack, Queue dan Linear Linked List.
b. Non Linier
Misalnya : Pohon (Tree), Pohon Biner (Binary Tree),
Pohon Cari Biner (Binary Search Tree), General Tree serta Graph.
TYPE DATA SEDERHANA
(Dalam Program C++)
1. INTEGER
Merupakan Bilangan Bulat dan tidak mengandung pecahan. seperti : ...-3,-2,-1,0,1,2,3,....
Type data Integer
Merupakan Bilangan Bulat dan tidak mengandung pecahan. seperti : ...-3,-2,-1,0,1,2,3,....
Type data Integer
2. FLOAT
Type data yang merupakan bilangan pecahan.
Jenis Data float ditulis dgn menggunakan titik(koma) desimal.
Misalnya : 0.32 4,35 -131.128
Type Real dapat juga ditulis dengan Rumus :
M * Re = X
M = Pecahan, R = Radix,
e = Exponen, X = Hasil Bilangan,
Misalnya : 3.2 * 10-1 = 0.32
4.35 * 102 = 435
Type data FLOAT
Type data yang merupakan bilangan pecahan.
Jenis Data float ditulis dgn menggunakan titik(koma) desimal.
Misalnya : 0.32 4,35 -131.128
Type Real dapat juga ditulis dengan Rumus :
M * Re = X
M = Pecahan, R = Radix,
e = Exponen, X = Hasil Bilangan,
Misalnya : 3.2 * 10-1 = 0.32
4.35 * 102 = 435
Type data FLOAT
3. BOOL ATAU LOGICAL
Type data yang hanya mempunyai dua bentuk keluaran yaitu nilai True dan False (Benar Salah) yang dinyatakan dengan 1 dan 0, Sehingga satuan data yang terpakai cukup satu bit saja. Operator yang digunakan adalah : And, Or dan Not.
4. CHARACTER
Type data yang terdiri dari aksara (simbol) yang meliputi digit numerik, character alfabetik dan spesial character. Untuk menuliskan tipe char, karakter perlu ditulis di dalam tanda petik tunggal ( ‘ )
Contoh :
‘A’ -> karakter berupa huruf A
‘1’ -> karakter berupa angka 1
‘*’ -> karakter simbol *
Type data yang terdiri dari aksara (simbol) yang meliputi digit numerik, character alfabetik dan spesial character. Untuk menuliskan tipe char, karakter perlu ditulis di dalam tanda petik tunggal ( ‘ )
Contoh :
‘A’ -> karakter berupa huruf A
‘1’ -> karakter berupa angka 1
‘*’ -> karakter simbol *
5. STRING
Merupakan type data majemuk yang terbentuk dari kumpulan character sebanyak 256 (default) dengan jangkauan niai 0 - 255. Kumpulan character yang digunakan untuk membentuk String dinamakan alfabet. Pemberian nilai String diapit dengan tanda petik ganda (“)
Bentuk umum penulisan tipe data ini adalah :
tipe_data pengenal [panjang] ;
pengenal = nama variabel
panjang = bilangan bulat yg menunjukan jumlah karakter
Contoh : char nama[15] ;
Fungsi pada Operasi STRING
1. Strcpy()
untuk menyalin nilai string.
2. Strcat()
untuk menggabungkan nilai string.
3. Strcmp()
untuk membandingkan 2 nilai string.
4. Strlen()
untuk mengetahui panjang nilai string.
5. Strchr ()
untuk mencari nilai karakter dalam string.
1. Strcpy()
untuk menyalin nilai string.
2. Strcat()
untuk menggabungkan nilai string.
3. Strcmp()
untuk membandingkan 2 nilai string.
4. Strlen()
untuk mengetahui panjang nilai string.
5. Strchr ()
untuk mencari nilai karakter dalam string.
Subscribe to:
Posts (Atom)